Logo

    Pelatihan Pengelolaan Data Remote Sensing Tingkat Lanjutan


    Layanan Meteorologi Operasional, BMKG Gelar Pelatihan Pengelolaan Data Remote Sensing Tingkat Lanjutan

    12 Mei 2026 · Arlif Nabilatur Rosyidah

    Tangerang Selatan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia MKG bekerja sama dengan Direktorat Meteorologi Publik menyelenggarakan Pelatihan Teknis Pengelolaan Data Remote Sensing Tingkat Lanjutan Tahun 2026 secara daring pada 12 Mei hingga 30 Juni 2026. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi SDM BMKG dalam pemanfaatan data penginderaan jauh (remote sensing) guna mendukung layanan meteorologi operasional yang lebih akurat dan responsif.

    Pelatihan diikuti oleh 45 peserta dari BMKG Pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG di seluruh Indonesia. Pembelajaran dilaksanakan melalui Learning Management System (LMS) BMKG dengan dukungan fasilitator dari Direktorat Meteorologi Publik, PPSDM MKG, STMKG, dan PSI. Materi pelatihan mencakup analisis citra satelit tingkat lanjut, GSMaP, analisis karhutla dan debu vulkanik, nowcasting berbasis satelit, serta pengolahan data satelit menggunakan Python.

    Dalam sambutannya, Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG yang diwakili oleh Alpon Sepriando, S.Kom., M.Sc., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi remote sensing memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas layanan meteorologi. Menurut beliau, meningkatnya kompleksitas data dan kebutuhan operasional menuntut penguatan kompetensi SDM agar mampu memahami, mengolah, dan memanfaatkan data satelit secara lebih komprehensif dan aplikatif untuk mendukung analisis cuaca, prakiraan, dan sistem peringatan dini.

    Selain pembelajaran sinkronus dan asinkronus, peserta juga mengikuti praktik, penugasan mandiri, coaching project plan, dan workplace learning. Setiap peserta akan menyusun project plan terkait pengembangan pemanfaatan data remote sensing di unit kerja masing-masing. BMKG berharap pelatihan ini dapat menghasilkan SDM meteorologi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mendukung layanan informasi meteorologi yang cepat, tepat, dan andal.

    Pelatihan