Logo

    Pelatihan Teknis Observasi Meteorologi Penerbangan


    Pelatihan Teknis Observasi Meteorologi Penerbangan 2026: Upaya BMKG Perkuat Standar Observasi dan Keselamatan Penerbangan 

    11 Februari 2026 · Desy Purbandari

    Tangerang Selatan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia MKG menyelenggarakan Pelatihan Teknis Observasi Meteorologi Penerbangan (Permukaan dan Udara Atas) Tahun 2026 secara daring pada 10 Februari hingga 13 Maret 2026. Pelatihan selama 151 Jam Pelajaran (JP) ini bertujuan meningkatkan kompetensi personel meteorologi penerbangan dalam menghasilkan data observasi yang akurat, konsisten, dan sesuai standar nasional maupun internasional.

    Pelatihan ini diikuti oleh ASN BMKG yang bertugas pada Unit Pelaksana Teknis Meteorologi Penerbangan. Materi pelatihan meliputi pengamatan synoptik permukaan, penyandian sandi CLIMAT, pengamatan udara atas sesuai regulasi World Meteorological Organization (WMO), serta pengolahan indeks labilitas atmosfer berdasarkan data radiosonde. Selain pembelajaran sinkronus, peserta juga mengikuti praktik, penugasan mandiri, dan aksi implementasi di unit kerja masing-masing.

    Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Dr. Andri Ramdhani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kualitas layanan meteorologi penerbangan sangat ditentukan oleh kualitas observasi meteorologi permukaan dan udara atas yang dilakukan secara tepat, konsisten, dan sesuai standar. Hal ini menjadi semakin penting seiring implementasi Global Basic Observing Network (GBON) yang menuntut kualitas dan ketepatan waktu data observasi meteorologi yang dipertukarkan secara global.

    Melalui pelatihan ini, BMKG berharap peserta mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh untuk mendukung peningkatan kualitas layanan meteorologi penerbangan, keselamatan transportasi udara, serta kontribusi Indonesia dalam sistem pengamatan meteorologi global.

    Pelatihan