PKA Angkatan VIII Tahun 2026 Dalami Isu Strategis Bidang Perencanaan dalam Mendukung Kinerja Organisasi BMKG
Tangerang Selatan – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (PPSDM MKG) menyelenggarakan Ceramah Isu Strategis Bidang Perencanaan sebagai bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VIII Tahun 2026 pada Kamis (9/7). Materi disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan BMKG, Haryo Seno Pranandito, S.T., sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran yang bertujuan memperkuat pemahaman peserta mengenai perencanaan strategis, penganggaran, manajemen kinerja, dan manajemen risiko dalam mendukung tata kelola organisasi yang efektif.
Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh materi mengenai peran strategis fungsi perencanaan sebagai fondasi penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Disampaikan bahwa proses perencanaan pembangunan merupakan suatu siklus yang saling terintegrasi, mulai dari penyusunan rencana pembangunan, perencanaan program dan kegiatan, penganggaran, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Keterpaduan proses tersebut menjadi kunci dalam memastikan setiap program dan kegiatan selaras dengan arah pembangunan nasional serta tujuan strategis organisasi.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai kontribusi BMKG dalam mendukung prioritas pembangunan nasional melalui penyediaan layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi, pembangunan infrastruktur, serta pengurangan risiko bencana. Peran tersebut menunjukkan bahwa layanan BMKG tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional yang berkualitas dan berkelanjutan.
Selain itu, materi membahas pentingnya pengelolaan anggaran yang berorientasi pada kinerja. Penyusunan anggaran perlu didasarkan pada indikator kinerja yang jelas, standar biaya yang berlaku, serta prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Dengan demikian, setiap sumber daya yang dialokasikan dapat memberikan manfaat optimal bagi pencapaian sasaran organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pentingnya penguatan manajemen kinerja melalui penyelarasan sasaran dan indikator kinerja di setiap jenjang organisasi. Evaluasi kinerja serta pemanfaatan Survei Kepuasan Masyarakat sebagai salah satu instrumen umpan balik menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Tidak kalah penting, materi turut mengulas penerapan manajemen risiko sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola organisasi. Penguatan budaya sadar risiko, identifikasi risiko strategis, penyusunan langkah mitigasi yang terukur, serta integrasi manajemen risiko ke dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan menjadi faktor penting dalam meningkatkan ketahanan organisasi menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Melalui pembekalan ini, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan VIII Tahun 2026 diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya fungsi perencanaan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Wawasan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk mewujudkan kepemimpinan yang adaptif, akuntabel, serta mampu menghasilkan kebijakan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas.